Categories
Berita Umum

Kas Negara Kolaps, Bikin Huru-Hara Mulai Wakaf Sampai Legalisasi Miras

Kas Negara Kolaps, Bikin Huru- Hara Mulai Wakaf Sampai Legalisasi Miras

Kas Negara kolaps semakin menunjukkan kalau manajemen pengelolaan negara berbasis “Ora Kuat Mikir” atau Pemerintah tak mampu memikirkan bagaimana caranya mencari uang dengan cara-cara yang baik.
“Yang terjadi malah bikin kebijakan yang gonjang-ganjing, Dana Hajilah yang diincar, Bikin Gerakan Wakaflah terakhir ini legalisasi Miraslah” ujar Pitria Nova Asriani, Wasekjen DPN BMI.
Cara pemerintah yang sesak nafas ini menandakan sedang terjadi KLB (Kolaps Luar Biasa).
Ini negara, kata BMI, semakin terpuruk dengan Hutang-Hutang luar negeri, kita juga tidak tahu poin konsensus apa yang disembunyikan dari Negara-negara Kaya sehingga rela memberi pinjaman pada pemerintah.
Menurut BMI, Pemerintah harus segera mereshuffle Tim Ekonominya mulai Menteri Perekonomian Airlangga, Menteri Keuangan Sri Mulyani dan lainnya

Categories
Berita Umum

Dana Bansos Sudah Tidak Ada, “Partai Bansos” Masih Ada

Dana Bansos Sudah Tak Ada,” Partai Bansos” Masih Ada

Keluhan Mensos Risma bahwa Kemensos tak lagi mengeluarkan bansos karena kemensos sudah tidak punya anggaran disikapi oleh BMI
“Bintang Muda Indonesia melihat korupsi ugal-ugalan ini membuat kantong negara untuk mengamankan perut rakyat dikuras habis ini kejahatan diatas kejahatan terlebih di masa pandemi” ujar Indiska Handiana, Wasekjen DPN BMI
Herannya, meski melibatkan sejumlah petinggi partai namun hal itu tak membuat partai itu dibubarkan.
“Jadi Partai Bansos ada, tak dibubarkan, walau bansosnya sudah habis” ujar Indiska.
Indiska menghimbau agar peristiwa ini ditulis besar-besar dalam sejarah Indonesia kalau ada Partai yang katanya pro wong cilik tapi jadi maling di masa pandemi dan harusnya partai itu dikeroyok bareng-bareng dan dikucilkan semua partai. Lebih bagus lagi di bubarkan.
“Itu Risma yang satu partai saja sampai mengeluh” ujar Indiska.
Indiska melihat perlu ada berbagai penghematan kas negara dan penyitaan Harta Koruptor agar bantuan untuk rakyat tidak terganggu.

Categories
Berita Umum

BMI : Melegalkan Miras Kebijakan Plonga – Plongo

BMI : Melegalkan Miras Kebijakan Plonga Plongo!

BMI kembali mengeluarkan desakan agar pemerintah berhenti melegalkan miras. “Kami kembali menyampaikan karena desakannya sudah sangat meluas dan ini bukan saja isu Agama tapi isu sosial karena itu jangan sampai kebijakan plonga-plongo ini dilanjutkan” tegas Irwan Saputra Pajerih, Waketum DPN BMI
Irwan menilai kebijakan ini bila diteruskan maka nyata-nyata pemerintah melakukan penistaan terhadap aspirasi kalangan yang peduli moral bangsa.
“Alarm perang terhadap kebijakan ini sudah berbunyi dan saya kira ini adalah kebijakan yang ditunggangi oleh berbagai setan kepentingan terutama pengusaha miras” ujar Irwan
Sebelumnya suara penolakan terdengar mulai MUI, Muhammadiyah, Organisasi Kemahasiswaan dan pemuda mulai pusat sampai daerah dan berbagai organisasi keagamaan

Categories
Berita Umum

Tanggapi Pernyataan AMD, BMI :Mereka Orsap Berbasis Klaim Dan Tak Ada Prestasi

Tanggapi Pernyataan AMD, BMI: Mereka Orsap Berbasis Klaim dan Tak Berpresatasi

Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi menilai kemunculan organisasi Kader Muda Demokrat (KMD) dan Angkatan Muda Demokrat (AMD) yang menyatakan dukungan terhadap kelompok yang mengusung KLB adalah bentuk ketidak mampuan mereka mengimbangi kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang visioner.

“KMD dan AMD ini kan dulu merupakan orsap yang tidak pernah memiliki prestasi apa-apa bagi Demokrat, sudah lama tidak terdengar tapi hari ini tiba-tiba muncul lagi, apa selama ini sembunyi di meja Moeldoko,” ujar Farkhan. Sabtu (27/2/2021).

Farkhan justeru mempertanyakan sejauh mana kredibilitas KMD dan AMD sebagai organisasi sayap Demokrat. Karena menurutnya keberadaan organisasi tersebut sejauh ini hanya berbasis klaim.

“Sejak awal keberadaan mereka adalah sebagai penjilat kekuasaan, terbukti selama ini mereka tidak pernah melakukan kerja-kerja layaknya organisasi yang sehat, menyelenggarakan kaderisasi saja tidak pernah, tidak ada dari mereka yang punya jasa untuk Demokrat. Keberadaan mereka di Demokrat adalah murni karena kebaikan hati pak SBY, bukan berdasarkan prestasi yang mereka pernah lakukan,” tutur Farkhan.

Terbukti setelah masa pengabdian pak SBY selesai, mereka makin nyungsep. Kemunculan mereka hari ini adalah tidak lebih karena telah memiliki tuan baru dan yang mereka pertuan hari ini memiliki motif busuk untuk membajak dan mengambil alih kepemimpinan Partai Demokrat.

“Kemunculan mereka itu tidak lebih dari agenda mencari sesuap nasi, demi menyenangkan yang mereka pertuan hari ini. Kalau lama tak aktif lalu ngomong hak ya itu orang linglung,” kata Farkhan.

Farkhan juga menyebut, tuduhan yang disampaikan KMD dan AMD terkait kepemimpinan AHY itu jelas tidak berbanding lurus dengan fakta dan realitas yang ada. Terbukti AHY sangat berprestasi baik bicara elektabiltas maupun kemenangan yang yang telah diraih Demokrat hari ini.

“Penyangkalan mereka atas fakta prestasi Demokrat dibawah kemimpinan AHY tersebut adalah sebenarnya bukti ketidak mampuan mereka mengimbangi kepemimpinan AHY yang sangat visioner dan profesional. Jadi bukan AHY yang tidak humanis dan menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan, tapi merekalah yang sebenarnya tidak mampu berprestasi dan menunjukkan kontribusinya untuk Partai Demokrat sehingga mencar-cari alasan yang tidak berdasar dan tidak relevan,” ucap Farkhan.

Farkhan menambahkan, jika hari ini mereka memilih untuk berkoalisi dangan para senior yang menjadi penghianat serta aktor luar yang tak memiliki prestasi apa-apa, maka hal itu sudah cocok.

“Artinya mereka adalah kumpulan orang-orang yang tidak berpretasi dan tidak mampu memberikan kontribusi nyata terhadap kemajuan demokrasi dan rakyat Indonesia. Hal itu terkonfirmasi, karena selama ini mereka tidak pernah mampu turut aktif dalam pengabdian dan kerja nyata Partai Demokrat atas masalah yang dihadapi rakyat Indonesia,” kata Farkhan.

Sejauh ini, berbagai upaya nyata telah dilakukan Partai Demokrat demi membantu permasalahan yang sedang dihadapi masyarakat Indonesia mulai dari Demokrat lawan corona, peduli dan berbagi, hingga bina UMKM tak pernah sedikitpun dilakukan oleh para senior yang telah dipecat dan organisasi sayap sepeti AMD dan KMD.

“Mulai dari gerakan Demokrat lawan corona, peduli dan berbagi, hingga bina UMKM, sama sekali tidak pernah mereka lakukan. Lalu mau membuat penyangkalan apa lagi mereka, itulah yang dikerjakan AHY dan para kader yang waras dan jernih pikirannya, asal mereka tau itulah wajah Demokrat yang sebenarnya dibawah kepemimpinan AHY. Demokrat hari ini tidak menampung orang-orang yang hanya berpolitik dengan motif pribadi, uang dan kekuasaan seperti yang mereka lakukan sekarang,” tambah Farkhan.

Lebih jauh dari itu, Farkhan juga menegaskan bahwa organisasi sayap tidak memiliki hak untuk mengajukan KLB. Serta syarat-syarat yang mereka ajukan untuk diselenggarakannya KLB tidak terpenuhi, itulah mengapa gerakan dari para pendukung KLB disebut inkonstitusional.

“Sekarang sederhana saja, orsap tidak memiliki hak untuk mengajukan KLB artinya langkah mereka dengan berkoar-berkoar di media mendukung KLB sudah menyalahi aturan yang ada di Partai Demokrat. Selain itu syarat-syarat dilakukannya KLB tidak mampu mereka penuhi, maka dari itu sekali lagi kami tegaskan gerakan yang mereka lakukan adalah inkonstitusional,” tegas Farkhan.

Categories
Berita Umum

BMI : Partai Pengusung Nurdin Abdullah Harus Bertanggung Jawab

BMI : Partai Pengusung Nurdin Harus Bertanggung Jawab

PDIP, PKS, PAN, PSI menjadi pengusung utama Nurdin Abdullah saat terjadi OTT KPK yang salah satu jargon mereka mengusung adalah Nurdin anti korupsi.
Hal ini menurut BMI adalah hal yang bertabrakan dengan janji keempat partai itu saat mengusung Nurdin
“Jangan sampai pura pura kaget saja atas usungan itu ya” ujar Ebeneser Ginting, Ketua Bidang Hukum dan HAM DPN BMI.
. Ebeneser menyebut bahwa Sosok yang seharusnya mampu mengharumkan nama sulsel karena melahirkan tokoh besar seperti BJ Habibie dan Jendral Yusuf malah berbuat hal yang tak pantas
“Kami di BMI menghimbau agar politisi yang berasal dari partai pengusung tadi tak usah pura-pura kaget justru kami kaget kenapa sosok seperti itu yang kemudian mereka usung” ujar Ebeneser.
Ebeneser menjelaskan bahwa penyakit korupsi harus dibuang dan BMI berharap kader BMI di sulsel kelak bisa maju ke Pemilihan legislatif di seluruh sulawesi selatan di semua tingkatan dan menang lalu mengharumkan nama Sulsel

Categories
Berita Umum

Perayaannya Para Lelaki Tangguh, Perayaan Puncak HUT BMI

Perayaannya Para Lelaki Tangguh. Perayaan Puncak HUT BMI

Wasekjen DPN Bintang Muda Indonesia Pitria Novita Sari menyebut bahwa perayaan puncak HUT BMI adalah perayaan puncak para pejantan tangguh
“Disebut pejantan tangguh karena penuh pejantan tangguh yang hadir dan pemimpin pejantan tangguh itu adalah AHY” ujar Pitria
BMI menyebut Lelaki Tangguh adalah mereka yang bekerja dengan baik dan fair dalam berpartai. Lelaki Tangguh adalah penjaga gelora arunika nusantara, lelaki Tangguh yang juga diikuti Para Srikandi pengawal bunga demokrasi yaitu para aktivis wanita BMI.
Lelaki Tangguh menjaga marwah partai dengan kerja-kerja kerakyatan, mereka juga tegas melawan para inlander antek kekuasaan yang mencoba merongrong partai.
“Ini adalah perayaan para pejantan tangguh, ini juga menjadi malam mengenang perjuangan bapak pejantan tangguh kami yaitu Pak Soesilo Bambang Yudhoyono yang menunjukkan bagaimana secara jantan menjadi Demokrat” ujar Pitria
Sikap Pejantan Tangguh adalah sikap Demokrat sejati, juga sikap pecinta sejati.
Pitria menyampaikan terimakasih kepada semua pihak yang ikut mensukseskan perayaan puncak HUT BMI.  Acara juga diisi dengan pemberian santunan anak yatim. “Kepada Bapak SBY, Ketum DPP Demokrat AHY, Seketaris Dewan Pembina Demokrat sekaligus Ketua Dewan Pembina BMI Bapak Andi Mallarangeng, seketaris dewan pembina BMI, Tokoh Lintas Agama, segenap jajaran DPN BMI dan lainnya, Insya Allah ditempat ini memancar harapan baru rakyat Indonesia dan Hari-Hari esok mari kita rebut kembali”ujar Pitria.

Categories
Berita Umum

Langkah AHY Pecat Kader Pengkhianat Sudah Melalui Tahap Yang Tepat

Langkah AHY Pecat Kader Penghianat Sudah Melalui Tahap Yang Tepat

Adanya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang terjadi belakangan ini, Bintang Muda Indonesia (BMI) melihat hal tersebut adalah bentuk penghianatan, tidak hanya pada Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tetapi juga bentuk penghianatan terhadap cita-cita luhur yang telah digariskan oleh Partai Demokrat.

Ketua Umum DPN BMI Farkhan Evendi menegaskan pemecatan yang dilakukan AHY pada 7 orang penghianat partai sudah tepat.

“Selama ini menurut kami AHY sudah cukup bijak dengan cara mendengarkan alasan serta memberi kesempatan mereka untuk tetap di partai, tapi niat baik itu ternyata tidak mendapat respon yang baik pula dan juteru malah menjadi-jadi,” ujar Farkhan.

Farkhan juga menyampaikan rasa syukur atas langkah pemecatan pada kader pengkhianat dan ketegasan dalam mendisiplinkan mereka yang telah berperilaku biadab dengan menjual partai.

“BMI satu komando dan kami siap bersama AHY, karena hati kami bersama rakyat yang mana saat ini harapan rakyat selalu ada dan menjadi perjuangan Demokrat. Walau berbagai resiko menyertai kami selaku partai yang berada diluar pemerintahan,” tegas Farkhan.

Farkhan meyakini hal ini menjadi berkah karena AHY jadi tahu mana kader sejati dan mana kader yang mudah dikasih permen manis oleh musuh.

Farkhan meyakini Partai Demokrat akan menjadi partai yang besar. Karena setelah ini, gerak Partai Demokrat pasca dipecatnya penghianat partai akan lebih lincah karena yang masih ada dan setia adalah otot-otot partai yang memang layak menjadi pemikul langkah Demokrat menjadi partai besar.

“Langkah ini akhirnya membuat lemak-lemak dalam tubuh Demokrat keluar berganti menjadi otot-otot semua yang akan memberi kekuatan bagi perjuangan demokrat ke depan,” tutur Farkhan.

Categories
Berita Umum

Dewan Pembina APN Asri Dan Pengusaha Tionghoa Sonny Agus Setiawan : Pesona Kebhinekaan

Dewan Pembina APN Jatim Dan Pengusaha Tionghoa Sonny Agus Setiawan

Dewan Pembina APN Jatim Asri nampak bersama Pengusaha Tionghoa Sonny Agus Setiawan. Sonny Agus Setiawan adalah Pengusaha Tionghoa Muslim dan dikenal memiliki kegiatan sosial kemasyarakatan yang tinggi.
Dewan Pembina APN Jatim Asri menyebut pertemanan dengan pengusaha Tionghoa adalah wujud dari kebhinekaan.

Categories
Berita Umum

Organisasi Sayap Partai Demokrat Tolak KLB

*Organisasi Sayap Partai Demokrat Tolak KLB*

Jakarta: Sejumlah organisasi sayap Partai Demokrat menolak KLB. Penegasan tersebut disampaikan mereka pada konferensi pers, Kamis (25/2) sore, di Aula Nusantara, Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi 41, Jakarta Pusat.

Organisasi sayap yang hadir adalah Komite Nasional Partai Demokrat (KNPD) yang dihadiri Ketua Umum Alfrisco Sihombing, Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator Partai Demokrat (FKPD) dengan Ketua Umum Steven Rumangkang, Perempuan Demokrat RI (PDRI) yang diwakili Sekjen Lies B Sumarto, Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI) hadir Wasekjen Budi Siliwangi, Bintang Muda Indonesia (BMI) dihadiri Ketua Umum Farhan Effendi, Forum Komunikasi Kaderisasi Generasi Demokrat (FKKGD) dengan Wakil Ketua Spey AK Wenggy, dan Angkatan Muda Partai Demokrat (AMPD) bersama Sekjen Nasrudin.

Hadir pula perwakilan DPP Partai Demokrat Wasekjen Renanda Bachtar dan Kepala Badan Pembinaan Jaringan dan Konstituen Zulfikar.

Komite Nasional Partai Demokrat, sebagai organisasi sayap yang berdiri pada tahun 2004, heran dengan perilaku organisasi sayap Partai Demokrat yang berencana mendukung dan mengadakan KLB. “Sesuai dengan AD/ART, organisasi sayap tidak memiliki hak untuk meminta ataupun mengusulkan Kongres Luar Biasa Partai Demokrat,” tegas Ketua Umum KNPD Alfrisco Sihombing.

“Perempuan Demokrat Republik Indonesia, menyatakan sikap menolak rencana KLB, dan tetap mendukung kepemimpinan Ketua Umum AHY,” ujar Sekretaris Jenderal PDRI Lies B Sumarto. Sebagai salah satu orsap Partai Demokrat, PDRI berdiri pada tanggal 21 April 2005.

Insan Muda Demokrat Indonesia (IMDI), sebagai salah satu organisasi sayap terbesar di Partai Demokrat, diwakili Wasekjen Budi Siliwangi sangat menyayangkan ada orsap yang mau mengadakan KLB dan mendukung pihak luar yang surveinya jelek, yaitu Bapak Moeldoko, sebagai ketua umum baru.

Sementara Bintang Muda Indonesia, orsap terbaru yang baru berdiri 2 Februari 2020, menyampaikan beberapa alasan menyayangkan adanya orsap yang melakukan konferensi pers di Bellagio hari ini. “Tindakan orsap yang berkumpul di Bellagio, tidak ada dasar di AD/ART,” seru Ketua Umum BMI Farhan Effendi. “Kedua, pernyataan bahwa AHY gagal itu tidak sesuai dengan fakta. Pilkada sukses besar. Elektabilitas meningkat drastis,” Farhan menerangkan. Dan terakhir, mengajak pihak luar menjadi Ketum PD bukanlah praktek politik yang baik dan tidak bermanfaat bagi partai ini.

Orsap Angkatan Muda Penggerak Demokrat, yang diwakili oleh Sekjen Nasrudin, Sekjen, menegaskan menolak KLB dan tetap mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum AHY.

Sedangkan FKKGD melalui Wakil Ketua Spey AK Wenggy, mendukung penuh kepemimpinan Ketua Umum AHY dan Bapak SBY sebagai Majelis Tinggi Partai Demokrat. “FKKGD meminta pengkhianat untuk dipecat sebagai bahan pembelajaran bagi kita semua,” tegasnya.

Dan terakhir, Ketua Umum Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Steven Rumangkang menegaskan mereka solid dan setia mendukung kepemimpinan AHY selaku Ketua Umum dan menolak keras KLB.

Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Renanda Bachtar yang membuka konferensi pers ini, menjelaskan bahwa orsap-orsap ini mendatangi DPP Partai Demokrat dan menyampaikan kalau mereka ingin melakukan konferensi pers. “Mereka menganggap perlu konferensi pers karena ada perbuatan oknum salah satu orsap yang bisa membuat jelek nama baik orsap Partai Demokrat,” terang Renanda.

 

Categories
Berita Umum

Malam Puncak Peringatan HUT BMI Dihadiri AHY

Peringati 1 Tahun Kelahiran, BMI Kembali Tegaskan Langkah Perjuangan dan Solid Mengawal Kepemimpinan AHY

Setelah menggelar berbagai rangkaian kegiatan mulai dari doa bersama, berbagi bingkisan dengan para tenaga medis, santunan anak yatim, hingga penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat terdampak covid-19 dan korban bencana alam.

Dalam rangka memperingati hari ulang tahunnya yang pertama. Bertempat di Sofyan Hotel, Jakarta Pusat, organisasi sayap Partai Demokrat Bintang Muda Indonesia (BMI) menutup peringatan tersebut dengan menggelar perayaan puncak, pada Kamis (25/2/2021).

Dalam kesempatan ini, Ketua Panitia perayaan Eben Eser Ginting menyampaikan, pada perayaan ulang tahun yang ke-1 ini BMI mengangkat tema “Gelora Arunika Nusantara” dan tagline #1TahunBMIBersamaRakyat.

“Arti dari tema tersebut adalah “Gejolak Terbitnya Cahaya Matahari Nusantara”. Melalui tema tersebut, BMI berharap dapat menjadi cahaya penerang bagi masa depan generasi penerus bangsa dan tanah air Indonesia,” tutur Eben.

Selanjutnya Eben menjelaskan, BMI juga mengangkat tagline #1TahunBMIBersamaRakyat. Melalui tagline tersebut, BMI ingin menegaskan bahwa kelahirannya adalah bagian dari kehendak rakyat khususnya anak-anak muda yang menginginkan adanya perbaikan bangsa Indonesia. Para anak muda yang melakukan pergerakan dalam rangka mempercepat terwujudnya cita-cita bangsa Indonesia yaitu hadirnya keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Sebagaimana yang kami tegaskan waktu pertama kali deklarasi satu tahun lalu. Bahwa sejak kelahirannya, BMI dikehendaki untuk menjadi organisasi yang memberi ruang bertemunya anak muda, tidak hanya pemuda kota, juga mereka yang lahir dari desa, dari daerah-daerah pelosok tanah air, pemuda yang lahir dari rahim seorang petani, buruh, dan nelayan, yang menyediakan dirinya untuk bekerja, berkolaborasi mewujudkan cita-cita bangsa Indonesia menghadirkan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyatnya,” terang Eben.

Selain itu, pada kesempatan yang sama Ketua Umum BMI Farkhan Evendi menegaskan bahwa kelahiran BMI dimaksudkan juga untuk membangun kader-kader muda yang ideologis serta memiliki militansi dan loyalitas tinggi terhadap organisasi dalam rangka mewujudkan cita-cita organisasi.

“BMI adalah bagian dari upaya Partai Demokrat untuk mendidik dan melahirkan kader-kader muda yang ideologis dan memiliki militansi serta loyalitas yang tinggi. Demi mengawal perjuangan organisasi menuju cita-cita luhur, sebagaimana yang telah digariskan oleh BMI dan Partai Demokrat,” tutur Farkhan.

Lebih jauh dari itu, Farkhan juga menyinggung dinamika yang terjadi pada Partai Demokrat akhir-akhir ini. Ia mengaskan bahwa adanya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat akhir-akhir ini adalah bentuk penghiatan, tidak hanya terhadap kepemimpinan Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), tetapi juga penghianatan terhadap cita-cita luhur yang telah digariskan Partai Demokrat.

“Adanya gerakan pengambilalihan kepemimpinan Partai Demokrat yang terjadi belakangan ini, kami tegaskan bahwa itu adalah bentuk penghianatan, tidak hanya pada ketum AHY, tetapi juga bentuk penghianatan terhadap cita-cita luhur yang telah digariskan oleh Partai Demokrat,” tegas Farkhan.

Untuk itu, lanjut Farkhan, dibawah kepemimpinannya, ia kembali mengaskan bahwa BMI solid mendukung setiap langkah AHY dalam menjaga kedaulatan dan martabat Partai Demokrat dari gangguan para penghianat.

“D isini kembali saya ingin tegaskan, bahwa BMI solid mendukung langkah Ketum AHY dalam menjaga kedaulatan dan martabat Partai Demokrat dari gangguan para penghianat. Tidak hanya itu, BMI juga siap pasang badan mengawal Ketum AHY untuk membersihkan para penghianat tersebut,” tegas Farkhan.

Akhirnya, Farkhan juga meminta agar oknum-oknum yang ia sebut sebagai barisan para penghianat partai tersebut segara di pecat. Agar para kader dan simpatisan yang sudah terhimpun, kembali fokus dan solid untuk menjadi satu kekuatan besar dalam rangka memperjuangkan harapan rakyat dan mengawal cita-cita luhur Partai Demokrat.

“Untuk itu, kami meminta agar barisan para penghianat tersebut segara di pecat. Agar para kader dan simpatisan yang sudah terhimpun hari ini, kembali fokus dan solid untuk menjadi satu kekuatan besar dalam rangka memperjuangkan harapan rakyat dan mengawal cita-cita luhur Partai Demokrat,” tutur Farkhan.

Acara ini dihadiri langsung oleh Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan didampingi beberapa pengurus DPP Partai Demokrat.

Dalam sambutannya, AHY menyamoaikan harapannya semoga BMI benar-benar bisa tumbuh menjadi organisasi yang merepresentasikan namanya, yaitu menjadi bintang muda yang mampu memberi energi positif, kreatifitas, dan keberanian.

“Saya mengucapkan terimakasih yang stinggi-tingginya kepada Ketua Umum BMI Cak Farkhan Evendi atas kesempatan ini, tentu juga diiringi dengan doa dan harapan semoga BMI benar-benar bisa seperti namanya. Organisasi yang melahirkan kader-kader muda yang memberi enegi positif, kreatifitas dan keberanian, menyuarakan kebenaran dan memperjuangkab keadilan,” kata AHY.

Lebih jauh AHY menyampaikan kebanggaannya dan memberikan arahan agar BMI bisa terus konsisten menyebarkan gagasan dengan mengisi ruang publik utamanya media sosial dengan kegiatan yang positif.

“Saya bangga BMI ini, wakaupun baru satu tahun sudah mampu berada di 16 provinsi, teruslah lakukan upaya untuk penguatan jejaring organisasi deberbagai provinsi lainnya. Tetapi yang saya ikuti juga, BMI tidak hanya melakukan konsolidasi di akar rumput tetapi juga mengisi ruang publik, mengisi media sosial dengan berbagai kegiatan yang serba positif. Itu bagus dan saya minta itu untuk terus ditingkatkan,” tutur AHY.

Selain itu, AHY juga memberi pesan agar BMI menjadi organisasi yang memiliki karakter dan kepribadian, karena itulah yang akan menjadikan organisasi mampu bertahan.

“Pesan saya yang terakhir, jadilah organisasi yang punya karakter dan kepribadian. Karena itulah yang akan membuat organisasi langgeng dan tidak akan terombang ambing oleh kepentingan pribadi semata,” pinta AHY.