Categories
Berita Umum

Rapat Rutin Pengurus Harian DPN BMI

Pada hari ini, Rapat Pengurus Harian DPN BMI yg dipimpin Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia Farkhan Evendi, M.AP “Rapat ini untuk pemaparan Laporan Bulanan ditiap Departemen dan Perkembangan Daerah-daerah” ujar Farkhan Evendi, Ketua Umum DPN BMI

Sebagai Ujung Tombak Partai Demokrat yang disebutkan Ketua Umum Partai Demokrat Mas Agus Yudhoyono, Farkhan menyebut BMI sebagai Sayap Partai akan terus berjuang untuk Kemajuan Kaum Muda, Partai Demokrat dan Indonesia.

Categories
Berita Umum

Panggilan Membela Pancasila Dipenuhi NU dan Demokrat

Panggilan Membela Pancasila Dipenuhi NU dan Demokrat

Ketua Umum Bintang Muda Indonesia menegaskan bahwa panggilan membela Pancasila dipenuhi NU dan Demokrat, menanggapi pertemuan ketua umum Demokrat dan Ketua umum PB NU

“AHY adalah Sosok yang diterima oleh PB NU ketika sejak awal kemunculannya di panggung politik, sikap menjaga silahturrahmi dengan NU sebagai Ormas Pendiri Bangsa dan penjaga tradisi santri aswaja adalah karakter Demokrat yang santun”ujar Farkhan Evendi

Kondisi saat ini dimana terjadi aksi terorisme terhadap Pancasila membuat berbagai elemen bergerak menjaga Haluan Bangsa dari rongrongan ekstrimis pembuat gaduh bangsa dengan mereka yang memakai topeng seolah nasionalis

Farkhan Evendi menilai Ketua Umum PB NU dan Ketua Umum BMI memberi semangat besar bagi Barisan anak bangsa yang terpanggil membela Pancasila

“Tak kan kami biarkan rumah kami Pancasila diganggu oleh sekelompok inlander dan gelap mata yang terus menerus mengganggu kestabilan dan ketertiban umum”ujar Farkhan Evendi

Categories
Berita Umum

BMI DKI Sikapi Statment Kluthuk Ketua PDIP Tangsel

Statemen Kluthuk Badrika ( Ketua DPC PDIP Tanggsel/Sekjend Repdem) terhadap sebuah pernyataan AHY mendapat perlawanan dari sayap muda Demokrat, Bintang Muda Indonesia Provinsi DKI

Pernyataan ketua DPC Tangsel, yang mengatakan AHY Perlu membaca sejarah Pancasila adalah pernyataan anak kecil dan bodoh ditanggapi oleh Hasbil Mustaqim Lubis, ST
(Ketua DPD BMI Propinsi Jakarta). Menurut Hasbil itu statment Cermin kader bermodal omong besar. “Mohon saudara Kluthuk membaca kembali stateman AHY secara seksama, jangan reaktif. Yang dipersoal AHY adalah RUU HIP bukan sejarah Trisila dan Ekasila. Dua kalimat gagasan Soekarno itu benar. Tapi memaksakan gagasan tersebut untuk kontek Indonesia sekarang, tidaklah tepat. Karena Pancasila adalah kesepakatan final. Lagi pula yang dibutuhkan bangsa Indonesia hari ini adalah penanganan covid secara cepat dan tepat, penanganan ancaman kelaparan, dan lapangan kerja, bukan gagasan dan ideologi. Ideologi kita sudah final ialah Pancasila bukan Trisila apalagi ekasila” Hasbil Tokoh Muda DKI ini menambahkan “Mohon saudara Kluthuk belajar kembali,
Saya kira Kluthuk perlu tau dan bisa faham apa itu sekularisme, sekuler, dan sekularistik. Agar bisa membedakan antara “Ketuhanan Yang Maha Esa, sila pertama Pancasila dengan Ketuhanan yang Berkebudayaan (ekasila) dalam pasal 7 RUU HIP.” ujar Hasbil

“Sebelum bicara sebaiknya anda juga belajar bung. Jika ingin diskusi-diksusi ideologi dan gagasan, Kawan-kawan BMI siap sewaktu-waktu kopi darat. BMI tidak terima rakyat diajak bertengkar melulu soal gagasan dan kata-kata. Rakyat butuh aman dan makan”pungkas
Hasbil Mustaqim Lubis, Ketua Sayap Demokrat, Bintang Muda Indonesia DKI ini

Categories
Berita Umum

BMI Tulang Punggung Partai Demokrat

BMI Tulang Punggung Partai Demokrat

Bintang Muda Indonesi (BMI) merupakan salah satu organisasi sayap Partai Demokrat yang fokus kaderisasi anak muda, Karena anak muda menjadi salah investasi SDM untuk tulang punggung partai dan penggerak partai di semua wilayah. Sayap partai ini juga diharapkan menjadi sebagai kawah candradimuka kader-kader muda Partai Demokrat untuk memimpin partai dan bangsa selanjutnya

Farkhan Evendi selaku nahkoda Dewan Pimpinan Nasional (DPN) BMI adalah sosok Anak muda yang milenial dan religius diharapakan bisa menjadi public figure kader-kader muda Partai Demokrat. Dengan didirikannya BMI diharapakan bisa sebagai sarana politik formal untuk memperjuangan politik anak muda milenial di seluruh Indonesia serta memperjuangkan kepentingan rakyat.

BMI mengumpulkan kekuatan anak muda milenial yang rajin mendiskusi persoalan kebangsaan dengan menjaga moralitas politik untuk masa depan demokrasi dan bangsa Indonesia. Tidak hanya mendiskusikan tetapi juga mencari solusi kongkrit dari permasalahan di indonesia.

BMI saat ini dan kedepannya akan terus berinovasi dan berinteraksi aktif sesuai dengan apa yang diharapkan bersama. Pengembang SDM dan peningkatan mutu demi tercapainya cita-cita Partai Demokrat dan Bangsa Indonesia.

Categories
Berita Umum

BMI Sesalkan Pemukulan Kader PMII

BMI Sesalkan Pemukulan Kader PMII

Ketua Umum DPN Bintang Muda Indonesia (BMI) Farkhan Evendi menyesalkan pemukulan terhadap Kader PMII oleh oknum Polres Pamekasan

“Sebagai alumni kader Cipayung saya turut bersolidaritas dan menyesalkan adanya insiden ini, seharusnya terhadap seorang kader di organisasi mahasiswa tidak perlu bersikap seperti ini,” ujar Farkhan.

Menurut Farkhan, kepada mahasiswa para penegak hukum seharusnya bisa lebih bersikap dewasa. Terlebih mereke adalah orang-orang yang menyerahkan waktu dan tenaganya dengan ikhlas bagi pengembangan organisasi dalam rangka membangun bangsa.

“Sebagai sahabat dan rasa perhatian saya kepada generasi pemerus pergerakan mahasiswa, tentu ini sangat menyakitkan. Harusnya orang-orang yang ikhlas menghidupi organisasi mahasiswa ya dimuliakan, bukan disakiti,” tambah Farkhan.

Apalagi Peristiwa itu ketika hari Presiden RI Joko Widodo datang ke Jawa Timur

Farkhan menyebut bahwa letupan aksi itu sangat besar. “PB PMII menurut saya tidak boleh tinggal diam melihat kadernya dibegitukan, ini sudah jadi perhatian nasional karena menyangkut organisasi. Kalau perlu mendorong Kapolri untuk memberikan perhatian serius mengenai masalah ini,” terang Farkhan.

Sebelumnya, diberitakan PMII Pamekasan melakukan aksi menolak galian C. Aksi itu kemudian berpotensi ricuh dan mengundang oknum Polres melakukan aksi pemukulan.

Categories
Berita Umum

BMI : Demokrat Setia Pancasila

BMI :Demokrat Satu-Satunya Yang Menolak RUU HIP, Demokrat Partai Paling Pancasilais

RUU HIP adalah RUU inisiatif DPR bukan Inisiatif Pemerintah, tanggal 12 Mei Paripurna menyetujui RUU HIP jadi RUU inisiatif DPR masuk program Legislasi Nasional setelah 8 dari 9 Fraksi memberikan catatan. 7 fraksi menyetujui hasil kerja Panja, sedangkan 1 fraksi, PKS, menerima kerja Panja namun dengan catatan penyempurnaan draf diantaranya memasukan TAP MPR tentang PKI.

Namun sebenarnya Ada 1 Fraksi yang menolak total RUU HIP, bahkan menolak untuk ikut membahas, fraksi manakah itu? Adalah Fraksi Demokrat. Fraksi Demokrat menolak adanya RUU HIP bahkan sudah menarik diri dari keanggotaan Panja yang diketuai Dyah Pitaloka PDIP. Jauh sebelum masuk Paripurna. Di Paripurnapun F Demokrat absen tidak memberikan catatan. Demokrat menilai UU ini tidak diperlukan.

Ketua Umum Bintang Muda Indonesia Farkhan Evendi bahkan menyebut bahwa Demokrat dalam kerja senyap membuktikan dirinya sebagai satu-satunya Partai Oposisi yang berdiri dengan tegas dan tegak bersama NU, Muhammadiyah dan MUI

“Seperti Ciri Khas ketum Demokrat AHY yang tenang dan seribu persen berdiri bersama Aspirasi Rakyat”ujar Farkhan Evendi

Demokrat pun juga menjadi satu-satunya yang menolak RUU lain seperti Omnibuslaw dan lainnya yang merugikan rakyat

Pihaknya menegaskan bahwa Partai Demokrat adalah Partai Paling Pancasilais

“Banyak Partai berazas Pancasila tapi Pancasila hanya dijadikan batu keset buat meraih suara, Banyak Partai mengaku Partai berazas agama tapi perjuangan menjaga NKRI dari komunisme suka melemah, Demokrat berdiri bersama arus besar rakyat, kita satu-satunya kekuatan Politik yang terbukti berjuang memperkuat KPK, menolak RUU Omnibuslaw, Menolak RUU HIP dan lainnya, kami bersama Arus Besar Rakyat Indonesia”tegas Farkhan Evendi, Ketua Umum Bintang Muda Indonesia (BMI)

Bagi Farkhan, upaya membonsai Pancasila akan sia-sia karena Pancasila adalah udara bagi keberagaman dan gotong royong Bangsa Indonesia

“Maka kami minta dukungan lebih besar dari Rakyat untuk membesarkan kekuatan Pancasila dengan memilih Partai Demokrat di pemilu mendatang, Kita menangkan Pemilu Presiden, Pancasila pasti menang dan saya yakin perkara RUU HIP kemarin akan menjadi guncangan dan gempa bagi perolehan suara bagi Partai-Partai yang dilihat rakyat mendukung RUU HIP”tegas Farkhan Evendi

Categories
Berita Umum

Setahun Penjara Bagi Penyerang Novel Baswedan Menyakiti Rasa Keadilan

Setahun Penjara bagi Penyerang Novel Baswedan Menyakiti Rasa Keadilan

Sayap Demokrat, Bintang Muda Indonesia menyebut tuntutan Jaksa Penuntut Umum hukuman 1 tahun penjara terhadap dua terdakwa penyerangan penyidik KPK Novel Baswedan telah meresahkan publik.

“Tuntutan tersebut BMI nilai merobek-robek rasa keadilan. Sebab, kasus penyerangan Novel dianggap publik sebagai tindakan pelemahan KPK sekaligus menghalangi upaya pemberantasan korupsi di tanah air.

BMI terus mengikuti isu penyerangan Novel Baswedan. BMI concern dengan penegakan hukum dan pemberantasan korupsi”Ujar Farkhan Evendi, Ketua Umum Bintang Muda Indonesia

BMI menilai perlindungan terhadap petugas KPK adalah kewajiban negara dalam kerangka pemberantasan korupsi di Indonesia.

“Atas nama teman2 BMI dan mewakili suara rakyat Indonesia, saya berharap bahwa KPK dapat terus memiliki peran yang penting, jangan sampai dilemahkan”lanjutnya

Bintang Muda Indonesia (BMI) menyatakan peristiwa ini akan menjadikan nyanyian perlawanan bagi ketidak adilan yang semakin besar. Akan melibas nama salah satu oknum kejaksaan yang kini telah menjadi sorotan publik, kami tak meyakini ia sang pengambil keputusan akan berperang dengan nurani seumur hidup tapi nurani yang tak ada itu akan jadi tontonan publik padanya seumur hidup. Potret kemewahan gaya hidup jaksa itu ternyata telah membuat ia dipandang begitu mewah oleh masyarakat. “Saya kira BMI akan mendidik terus kader-kadernya untuk menjadi sosok bernurani, yang tak melahirkan kekayaan dari perilaku mencurigakan, BMI akan membangun manusia jangka panjang melalui sekolah perkaderan agar peka pada persoalan hukum dan membela para penegak hukum yang berjuang untuk rakyat dan siap untuk melibas semua penegak hukum yang tak membahagiakan para pencari keadilan, BMI akan berjuang hingga ujung waktu bersama agar Negeri ini kembali tegak hukum dan keadilannya

Kami kecewa Penegakan hukum dan demokrasi yang berhasil dibangun Pak SBY pasca reformasi hari ini diperlakukan semena-mena, ugalan dan membuat mendidih kembali para pejuang reformasi dan demokrasi”kata Farkhan

Derasnya perhatian rakyat atas kasus ini tak membuat pengambil keputusan bergeming, Tegakkan keadilan walau langit runtuh berganti menjadi Hantam keadilan walau melawan opini publik dan kebenaran.

Dunia yang sekejap ini ternyata membuat silau sebagian penegak hukum, ternyata membuat sok jago para oknum yang menjadi harapan dan tumpuan masyarakat sipil dalam menegakkan hukum

BMI berharap Presiden, Ketua KPK dan para pemegang kekuasaan untuk memberi perhatian kepada kasus ini, kita tak bisa bayangkan pejuang idealis seperti Novel Baswedan diacuhkan, ditengah opini publik yang deras, Demokrasi dan penegakan HAM di Indonesia seolah tanpa orang tua, dikala rakyat selaku anaknya mengharapkan yang terbaik.

“Kemanusiaan, Demokrasi dan Penegakan HAM telah ditinggalkan dikasus Novel baswedan, Keadilan telah terpisah oleh Power kekuasaan. Kami menyerukan kepada seluruh elemen untuk bersatu dan memeluk bendera perlawanan, kita tak kan lelah, BMI akan menjadi sayap partai terdepan yang menjaga nilai-nilai keadilan. BMI bersama Perjuangan melawan korupsi dan kriminalisasi penegak hukum di republik ini”tutur
Farkhan Evendi
Ketua Umum
Bintang Muda Indonesia.

Categories
Berita Umum

Ketum BMI Suka Syair Gus Dur dan Itirof

Ketum BMI Suka Syair Gus Dur dan Itirof

Ketua Umum bintang Muda Indonesia Farkhan Evendi ternyata punya sisi lain soal syair religius. Ia penyuka syair Gus Dur soal kehidupan religi juga syair Itirof yang berbunyi “Wahai Tuhan, dosaku begitu banyak, aku tak pantas masuk surgamu namun aku takut nerakamu”

Kepedulian pada syair termasuk seni dan budaya menjadi ciri Khas BMI (Bintang Muda Indonesia) diantaranya juga merekrut seniman dan artis

“Talenta, minat dan bakat itu baik dikembangkan kader BMI sesuai minatnya masing-masing sehingga BMI mampu mewarnai Bangsa ini tak hanya aspek politik saja atau yang bersifat material tapi juga ruhnya”ujar Farkhan Evendi

Seni, budaya, syair dan kearifan lokal lain adalah salah satu cara BMI membangun kedekatan batin antar pengurus dan masyarakat lain, seperti juga Pak SBY dan AHY sangat mengapresiasi kegiatan seperti ini, Pak SBY suka bikin puisi, syair dan lagu dan Pak AHY selalu mendorong kemajuan seni dan budaya termasuk melalui BMI

BMI dipenuhi dengan seniman dan artis yang tidak hanya buat lagu namun juga aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan

“Sebab BMI selain organisasi juga merupakan semacam habit atau basis sosial budaya karena disini gerakannya juga kultural, ada rujakan, silahturrahmi setiap saat, tahlilan bareng dan lainnya, ini gerakan sayap partai politik juga merupakan gerakan kultural, sebuah habitat sosial-budaya”ujar Farkhan Evendi, ketua umum Bintang Muda Indonesia